OSI & TCP/ IP

  1. Apa yang dimaksud dengan OSI dan TCP/IP? Terangkan dengan bahasa anda masing-masing fungsi dari 7 OSI dan 5 TCP/IP!
  2. Apa saja ciri dan perbedaan dari TCP dan UDP?
  3. Buat Makalah minimal 10 halaman tentang IP Addresing




JAWABAN :

  1. OSI (Open System Interconnection) diciptakan oleh International Organization for Standarization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien. TCP/ IP (Tranmission Control Protocol/ Internet Protokol adalah standard komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar- menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan internet.


    7 Layer OSI :


    • Layer Physical : layer yang paling sederhana, berkaitan dengan electrical dan optical koneksi antar peralatan.
    • Layer Data Link : menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high level, layer data link bertanggung jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum layer physical.
    • Layer Network : menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain.
    • Layer Transport : layer ini adalah pusat dari mode OSI. Layer ini menyediakan transfer yang realible dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.
    • Layer Session : layer ini menyediakan layanan kedua layer diatasnya, melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya.
    • Layer Presentation : melakukan fungsi tunggal yaitu translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem.
    • Layer Application : layer ini yang paling cerdas , gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer ini sebagai penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada suatu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya.


    5 Layer TCP/ IP :

    • Layer Application : aplikasi – aplikasi seperti FTP, Telnet, SMTP dan NFS direalisasikan ke layer ini.
    • Layer Transport : Didalam layer ini, TCP dan UDP menambahkan data transport ke paket dan melewatinya ke layer internet.
    • Layer Internet : Pada saat memulai aksi pada lokal host anda tersebut dilakukan atau merespon ke host lain, layer ini mengambil paket dari layer transport dan menambahkan informasi IP sebelum mengirimkannya ke layer – layer Network Interface.
    • Layer Network Interface : device jaringan inilah sebagai host atau komputer lokal, malalui media inilah data tersebut dikirim ke layer Physical.
    • Layer Physical : secara harafaih adalah Ethernet, protokol point-to-point, atau Serial Line Interface Protocol (SLIP) itu sendiri. Dengan kata lain layer ini merupakan sistem kabelnya.

    2. Ciri – ciri TCP :



    • Terpecaya      :  TCP mengatur pesan acknoweledegment, retransmission, dan timeout. Banyak usaha untuk mengirimkan pesan yang dibuat dengan terpercaya. Jika hilang ditengah jalan, server akan meminta kembali bagian yang hilang. Di TCP, tidak ada data yang hilang atau dalam beberapa kasus timeouts, koneksi di drop.
    • Terurut           :  Jika dua pesan dikirimkan sepanjang koneksi, satu demi satu, pesan yang pertama akan mencapai aplikasi penerima pertama. Ketika paket data tiba di urutan yang berbeda, layer TCP menahan data dan selanjutnya sampai data yang baru saja datang dapat di urutkan kembali dan dikirimkan ke aplikasi.
    • Heavyweight  :  TCP meminta tiga paket hanya untuk mensetup socket, sebelum beberapa data aktual dapat dikirinkan. Ini mengatur koneksi, reliability, dan congestion control. Ini adalah protocol transport yang besar yang didesain di atas IP.
    • Streaming       :  Data dibaca sebagai “stream” , dengan tidak membedakan dimana satu paket berakhir dan yang lain dimulai. Paket mungkin dipisah atau digabungkan ke dalam data streams yang lebih besar atau lebih kecil secara sewenang – wenang.

       Ciri – ciri UDP :


    • Tidak Terpercaya  :  Ketika pesan dikirimkan, tidak dapat diketahui apakah akan sampai tujuan. Paket dapat hilang dijalan. Tidak ada konsep acknoweledgment, retransmision, dan timeout.
    • Tidak Terurut         : Jika dua pesan dikirimkan ke penerima yang sama, urutan sampainya tidak dapat diprediksi.
    • Lightweight             : Tidak ada pemesanan pesan, tidak ada pelacakan koneksi, dll. Layer transport yang kecil yang di desain di atas IP.
    • Datagrams              : Paket yang dikirimkan secara individu dan dijamin akan utuh jika sampai. Paket – paket memiliki batas – batas yang pasti, dan tidak dipisahkan dan dibagi kedalam data stream yang mungkin ada.

    Perbedaan

    TCP adalah sebuah protokol berorientasi koneksi yang berarti bahwa pada komunikasi memerlukan hasndshaking untuk mengatur sambungan end-to-end. Sambungan dapat dibuat dari clien ke server, dan sejak saat itu pada setiap data dapat dikirim sepanjang sambungan itu.

    Sedangkan 

    UDP adalah protokol connectionless sederhana berbasis pesan. Dalam protokol connectionless, tidak ada upaya yang dilakukan untuk mensetup, didedikasikan koneksi end-to-end. Komunikasi dicapai dengan mengirimkan informasi dalam satu arah, dari sumber ke tujuan tanpa memeriksa untuk melihat apakah masih ada, atau jika sudah siap untuk menerima informasi.

    Download Cuy

    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS

    0 komentar: